Selasa, 08 April 2014
Sabtu, 05 April 2014
Kuis 3
Kuis Teori Organisasi Umum 2
1. Apa
yang dimaksud dengan perilaku konsumen ?
Jawab :
Perilaku
Konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan
pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan serta pengevaluasian produk dan
jasa memenuhi kebutuhan dan keinginan.
2. Mengapa perilaku konsumen perlu di kaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industri ?
Jawab :
Untuk Mendesain bauran pemasaran,Mensegmen pasar
bisnis,Memposisikan dan mendeferensiasikan produk, Melaksanakan analisis lingkungan,Mengembangkan studi riset
pasar
3. Jelaskan pendekatan yang dapat digunakan dalam analisa perilaku konsumen ?
Jawab :
Terdapat tiga pendekatan utama
dalam meneliti perilaku konsumen.
Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif. Pendekatan
ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi
dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk
memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan
dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.
Pendekatan ke dua adalah pendekatan tradisional
yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan
behaviorial serta dari ilmu sosiologi. Pendekatan ini bertujuan mengembangkan
teori dan metode untuk menjelaskan perilaku dan pembuatan keputusan konsumen.
Studi dilakukan melalui eksperimen dan survei untuk menguji coba teori dan
mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi,
membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.
Pendekatan ke tiga disebut sebagai sains pemasaran
yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika.
Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model matematika
berdasarkan hierarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi
pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal
dengan sebutan moving rate analysis.
Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan
tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing
dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat
saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan
yang dihadapi perusahaan tersebut
4. Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen ?
Jawab :
-
Faktor Sosial
-
Faktor Personal
-
Faktor Psikologi
-
Faktor kebudayaan
Jawab :
Sebaiknya
konsumen tidak mudah terpengaruh atas keinginan sesaat, harus teliti
sebelum membeli sesuatu yang di inginkan, apakah barang yang akan kita beli
itu termasuk kebutuhan atau hanya keinginan sesaat dan apakah dapat bermanfaat
untuk kita. Selain itu kurangi pembelian barang yang kurang perlu untuk
mengurangi pengeluaran dan mencegah kita menjadi konsumen yang konsumtif.
Selasa, 01 April 2014
Kuis 2
Kuis Teori Organisasi Umum 2
Materi Permintaan dan penawaran
Soal :
1.
Jelaskan definisi dari permintaan dan penawaran ?
·
Permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau
yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu.
·
Penawaran
Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan
pada tingkat harga tertentu dan waktu tertentu.
2.
Jelaskan hukum dari permintaan dan penawaran ?
·
Hukum permintaan berbunyi:
apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan,
dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami
kenaikan.
·
Hukum penawaran berbunyi: bila
tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik,
dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun.
3.
Jelaskan faktor apa saja yang
dapat mempengaruhi hukum permintaan dan penawaran ?
·
Faktor-faktor Hukum
Permintaan
a. Perilaku konsumen/selera konsumen
b. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
c. Pendapatan/penghasilan konsumen
d. Perkiraan harga di masa depan
e. Banyaknya/ intensitas kebutuhan konsumen
a. Perilaku konsumen/selera konsumen
b. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
c. Pendapatan/penghasilan konsumen
d. Perkiraan harga di masa depan
e. Banyaknya/ intensitas kebutuhan konsumen
·
Faktor-faktor Hukum
Penawaran
a. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
b. Tujuan perusahaan
c. Pajak
d. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
e. Prediksi/ perkiraan harga di masa depan
a. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
b. Tujuan perusahaan
c. Pajak
d. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
e. Prediksi/ perkiraan harga di masa depan
4.
Faktor apa saja yang
dapat menggeser hukum permintaan dan penawaran ?jelaskan !
a) Hukum
Permintaan,yaitu perubahan harga barang itu sendiri dan perubahan factor
ceteris paribus.
b) Hukum
Penawaran adalah ceteris paribus seperti perubahan teknik produksi,harga barang
yang terkait,biaya produksi dan harga input.
5.
Buatlah ilustrasi penentuan harga keseimbangan dalam hukum permintaan dan penawaran ?
Kuis 1
Kuis Teori Organisasi Umum 2
1. Jelaskan tentang definisi dari ekonomi dan perekonomian (Minimal 3
definisi ) ?
Ø Ekonomi
·
Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan
produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari
bahasa Yunani, yaitu οἶκος (oikos)
yang berarti "keluarga,
rumah tangga" dan νόμος (nomos) yang berarti "peraturan, aturan, hukum". Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai
"aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga.
·
Menurut ABRAHAM MASLOW
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien
·
Menurut HERMAWAN KARTAJAYA
Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya
Ekonomi adalah platform dimana sektor industri melekat diatasnya
Ø Perekonomian
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu
negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu
maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem
ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur
faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki
semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di
pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua
sistem ekstrim tersebut.
2. Apa saja yang menjadi masalah pokok dalam ekonomi ? jelaskan !
Berdasarkan
pada keterbatasan pada sumber daya yang ada maka manusia harus memilih
barang-barang mana yang perlu dihasilkan agar mendapatkan hasil kepuasan yang
maksimum. Karenanya, timbullah 3 masalah-masalah pokok ekonomi berikut ini:
1.
Barang dan jasa apa yang akan dihasilkan (what).
2. Bagaimana barang dan jasa itu dihasilkan (how).
3. Untuk siapa barang dan jasa itu dihasilkan (for whom).
2. Bagaimana barang dan jasa itu dihasilkan (how).
3. Untuk siapa barang dan jasa itu dihasilkan (for whom).
·
What
What
berdasarkan dengan kebutuhan apa yang paling mendesak bagi masyarakat. Jika
masyarakat menginginkan suatu barang tertentu, maka diproduksilah barang tersebut,
sehingga hasil produksi bisa terserap oleh masyarakat. Misalnya: pada awal
perkembangan laptop kecil (palm top), masyarakat kurang antusias terhadap
produk tersebut, sehingga produk tersebut tidak terserap secara baik di
masyarakat. Akan tetapi akhir-akhir ini kembali lagi muncul laptop kecil
(dengan nama baru netbook), masyarakat sangat antusias dengan produk lama yang
muncul kembali ini. Kemunculannya sangat tepat dengan keinginan masyarakat
sekarang yang menginginkan gadget yang serba portable, ringan, nyaman, kaya
fitur, akses internet dan tentu saja dengan harga yang jauh lebih murah.
·
How
How
berkaitan dengan teknik bagaimana menghemat sumber daya untuk menghasilkan
produksi yang maksimal. Misalnya dengan menggantikan produksi manual dengan produksi
secara mesin. Cara ini bisa mempercepat produksi, menghemat bahan mentah dan
sebagainya, sehingga bisa menghemat biaya produksi dan bisa memenuhi kebutuhan
lebih banyak.
·
For whom
For
whom menyangkut siapa yang akan memakai barang hasil produksi, misalnya ada
barang yang khusus untuk anak-anak, remaja, orang dewasa, kemudian barang
khusus untuk kalangan menengah ke atas atau menengah ke bawah dan seterusnya.
3. Bagaimana masalah pokok ekonomi dapat mempengaruhi mekanisme harga ?
Krisis
finansial global yang terjadi sejak akhir tahun 2007 telah menyebabkan
perlambatan ekonomi global secara bertahap. Diperkirakan daya beli masyarakat
menurun. Banyak pihak mengatakan bahwa krisis hanya terjadi pada negara maju
seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. Namun perlu diingat bahwa sebagian besar
negara yang kekuatan pasarnya sedang tumbuh (energing market) menguasai 60%
pangsa pasar ekspor ke Amerika Serikat dan negara-negara maju. Karena itu, jika
terjadi penurunan permintaan, pasti akan berdampak terhadap permintaan
barang-barang dari negara-negara yang sedang tumbuh (emerging countries). Tentu
hal ini akan berakibat pada menurunnya kinerja berbagai sektor usaha, khususnya
industri. Harapan untuk segera terlepas dari himpitan krisis ekonomi yang
terjadi sejak akhir tahun 2007 nampaknya bukan merupakan sesuatu yang
berlebihan. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator ekonomi, seperti
tingkat suku bunga perbankan yang terus menurun, menyesuaikan suku bunga SBI,
inflasi yang semakin terkendali serta transaksi di bursa efek yang semakin
bergairah. Kondisi tersebut setidaknya dapat ditangkap sebagai sinyal bahwa
Indonesia sudah mulai memasuki tahap recovery atau kebangkitan. Memang masih
banyak faktor lain yang mempengaruhi dan sekaligus menentukan tingkat prosentase
pemulihan ekonomi dan tingkat suku bunga bank, inflasi serta kondisi bursa efek
pada umumnya dapat dijadikan sebagai barometer.
4. Apa
yang dimaksud dengan
system perekonomian ?
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan
sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara
tersebut.
1.
Sistem Ekonomi Demokrasi
Indonesia mempunyai landasan idiil yaitu Pancasila dan landasan konstitusional yaitu UUD 1945. Oleh karena itu, segala bentuk kegiatan masyarakat dan negara harus berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sistem perekonomian yang ada di Indonesia juga harus berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sistem perekonomian nasional yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disusun untuk mewujudkan demokrasi ekonomi dan dijadikan dasar pelaksanaan pembangunan ekonomi. Sistem perekonomian Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disebut sistem ekonomi demokrasi. Dengan demikian sistem ekonomi demokrasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pimpinan dan pengawasan pemerintah.
Pada sistem demokrasi ekonomi, pemerintah dan seluruh rakyat baik golongan ekonomi lemah maupun pengusaha aktif dalam usaha mencapai kemakmuran bangsa. Selain itu, negara berperan dalam merencanakan, membimbing, dan mengarahkan kegiatan perekonomian. Dengan demikian terdapat kerja sama dan saling membantu antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.
2. Sistem Ekonomi Kerakyatan
Sistem ekonomi kerakyatan berlaku di Indonesia sejak terjadinya Reformasi di Indonesia pada tahun 1998. Pemerintah bertekad melaksanakan sistem ekonomi kerakyatan dengan mengeluarkan ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor IV/MPR/1999, tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara yang menyatakan bahwa sistem perekonomian Indonesia adalah sistem ekonomi kerakyatan. Pada sistem ekonomi kerakyatan, masyarakat memegang aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah menciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.
Indonesia mempunyai landasan idiil yaitu Pancasila dan landasan konstitusional yaitu UUD 1945. Oleh karena itu, segala bentuk kegiatan masyarakat dan negara harus berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sistem perekonomian yang ada di Indonesia juga harus berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sistem perekonomian nasional yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disusun untuk mewujudkan demokrasi ekonomi dan dijadikan dasar pelaksanaan pembangunan ekonomi. Sistem perekonomian Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 disebut sistem ekonomi demokrasi. Dengan demikian sistem ekonomi demokrasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh, dan untuk rakyat di bawah pimpinan dan pengawasan pemerintah.
Pada sistem demokrasi ekonomi, pemerintah dan seluruh rakyat baik golongan ekonomi lemah maupun pengusaha aktif dalam usaha mencapai kemakmuran bangsa. Selain itu, negara berperan dalam merencanakan, membimbing, dan mengarahkan kegiatan perekonomian. Dengan demikian terdapat kerja sama dan saling membantu antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.
2. Sistem Ekonomi Kerakyatan
Sistem ekonomi kerakyatan berlaku di Indonesia sejak terjadinya Reformasi di Indonesia pada tahun 1998. Pemerintah bertekad melaksanakan sistem ekonomi kerakyatan dengan mengeluarkan ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor IV/MPR/1999, tentang Garis-Garis Besar Haluan Negara yang menyatakan bahwa sistem perekonomian Indonesia adalah sistem ekonomi kerakyatan. Pada sistem ekonomi kerakyatan, masyarakat memegang aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah menciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.
Selasa, 25 Maret 2014
Langganan:
Postingan (Atom)
